Runtut.com

Proyek Baru? Anggota Komisi VII DPR RI Usulkan Pembangunan 1.000 Bioskop Desa Lewat APBN 2027

DPR RI mengusulkan pembangunan 1.000 bioskop desa melalui APBN 2027 untuk mendukung rumah produksi kecil dan memperluas distribusi film daerah.

2 menit baca
9
Proyek Baru? Anggota Komisi VII DPR RI Usulkan Pembangunan 1.000 Bioskop Desa Lewat APBN 2027
Anggota Komisi VII DPR RI, Rahmawati saat menyampaikan Rapat Dengar Pendengar (RDP) Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional — TV Parlemen

Jakarta – Wacana pembangunan 1.000 bioskop desa menjadi perhatian publik setelah muncul dalam pembahasan di Gedung DPR RI. Usulan tersebut diarahkan untuk masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 sebagai upaya memperluas akses perfilman nasional sekaligus mendukung pertumbuhan rumah produksi (Production House/PH) kecil di berbagai daerah.

Meski demikian, usulan ini masih berada pada tahap pembahasan dan belum menjadi program resmi pemerintah. Gagasan tersebut disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Rahmawati, dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam forum tersebut, Rahmawati menyoroti masih terbatasnya akses distribusi film, terutama bagi rumah produksi kecil dan sineas daerah yang belum memiliki ruang tayang memadai. “Mungkin lintas mitra siapkan insentif fiskal untuk PH-PH kecil dan daerah dan alokasikan anggaran 1.000 layar bioskop desa dari APBN 2027. Ini saran biar PH kecil itu bisa hidup,” ujarnya dalam rapat.

Usulan pembangunan bioskop desa dinilai tidak hanya menghadirkan akses hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang baru bagi ekosistem industri kreatif daerah. Keberadaan bioskop di tingkat desa dinilai dapat menjadi sarana distribusi karya sineas lokal yang selama ini masih terpusat pada jaringan bioskop di kota-kota besar.

Selain itu, langkah tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui keterlibatan pelaku UMKM, komunitas seni, hingga rumah produksi lokal dalam rantai industri perfilman. Pemerataan akses tontonan juga menjadi salah satu alasan munculnya usulan tersebut. Hingga kini, keberadaan bioskop masih didominasi wilayah perkotaan sehingga masyarakat di sejumlah daerah memiliki akses terbatas terhadap penayangan film nasional.

Namun, wacana pembangunan 1.000 bioskop desa turut memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian pihak menilai usulan tersebut dapat menjadi momentum pemerataan industri film Indonesia, sementara sebagian lainnya menyoroti prioritas penggunaan anggaran negara agar tetap memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.

Saat ini, rencana tersebut masih berupa usulan DPR dan belum ditetapkan sebagai proyek pemerintah maupun program nasional. Kendati demikian, gagasan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu alternatif penguatan ekosistem perfilman nasional serta membuka peluang bagi tumbuhnya industri kreatif di daerah.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KPK Tahan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo
Nasional

KPK Tahan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

KPK resmi menahan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Penyidik bongkar 5 klaster korupsi.

Nurul Hidayah· 1 jam lalu
Rekam Jejak Letjen Kristomei Sianturi dan Pertaruhan Pembenahan BNPBBreaking
Nasional

Rekam Jejak Letjen Kristomei Sianturi dan Pertaruhan Pembenahan BNPB

Resmi dilantik di Istana Negara, Letjen TNI Kristomei Sianturi pimpin BNPB. Ia berkomitmen benahi internal dan perketat anggaran darurat bencana.

Mila Nabilah· 12 jam lalu
Karhutla Meluas di Perbukitan Tahura Kalsel, Sulitnya Akses Air Hambat Proses Pemadaman
Nasional

Karhutla Meluas di Perbukitan Tahura Kalsel, Sulitnya Akses Air Hambat Proses Pemadaman

Kawasan konservasi Tahura Sultan Adam Kalsel kembali dilanda karhutla (12/10/2026). Sulitnya jangkauan sumber air membuat upaya pemadaman terkendala.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Jarak Pandang Terbatas Akibat Karhutla, Warga Palangka Raya Nekat Berkendara di Tengah Kabut Asap Tebal
Nasional

Jarak Pandang Terbatas Akibat Karhutla, Warga Palangka Raya Nekat Berkendara di Tengah Kabut Asap Tebal

Kota Palangka Raya dikepung kabut asap tebal akibat karhutla pada Selasa (13/10/2026), menyebabkan jarak pandang sangat terbatas dan bahayakan pengendara.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Dampak Karhutla Kalteng: Jarak Pandang Terbatas, Langit Tertutup Asap Oranye Pekat
Nasional

Dampak Karhutla Kalteng: Jarak Pandang Terbatas, Langit Tertutup Asap Oranye Pekat

Kondisi karhutla di Kalimantan Tengah memburuk hingga membuat langit berubah oranye pekat (14/10/2026). Warga mengeluhkan krisis udara yang mengancam nyawa.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Penyaluran Bansos Digital
Nasional

Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Penyaluran Bansos Digital

Selain penggratisan biaya pembukaan rekening senilai Rp50.000, Hashim sebut pemerintah juga rencanakan bagi-bagi HP untuk penyaluran bansos digital.

Nurul Hidayah· 1 hari lalu