Runtut.com

Dugaan Penipuan Tiket Konser Blackpink di Jepang Libatkan Sesama WNI, Korban Alami Kerugian hingga Rp400 Juta

Sekitar 60 WNI diduga menjadi korban penjualan tiket konser Blackpink di Jepang dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp400 juta.

3 menit baca
182
Dugaan Penipuan Tiket Konser Blackpink di Jepang Libatkan Sesama WNI, Korban Alami Kerugian hingga Rp400 Juta
Ilustrasi penipuan online — AI Generated

Jakarta – Dugaan penipuan penjualan tiket konser internasional kembali menjadi sorotan setelah puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) mengaku mengalami kerugian dalam transaksi pembelian tiket konser BLACKPINK Deadline World Tour di Tokyo Dome, Jepang. Berdasarkan keterangan perwakilan korban, total kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta dengan jumlah korban yang telah terdata sekitar 60 orang yang semuanya adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Salah satu perwakilan korban yang menggunakan nama samaran “S” menyampaikan bahwa seluruh korban merupakan WNI dan saat ini telah membentuk grup komunikasi melalui WhatsApp sebagai wadah koordinasi dan pendataan. Menurut keterangan korban, transaksi tiket mulai dilakukan sekitar 3-4 bulan sebelum konser (Agustus-September), dengan dugaan permasalahan mulai terungkap sekitar 14 hari sebelum konser berlangsung. Adapun rangkaian kejadian disebut berlangsung sejak 6 Januari 2026 hingga saat ini.

Korban menjelaskan bahwa penjualan tiket dilakukan melalui media sosial, khususnya Instagram. Terduga penjual disebut aktif membagikan konten di media sosial, termasuk melakukan siaran langsung (live) sehingga membangun kepercayaan calon pembeli.

Dalam sistem penjualan konser di Jepang yang banyak menggunakan mekanisme lotre tiket, terduga penjual disebut mengaku memiliki akses terhadap sejumlah besar tiket dan kemudian menawarkan kembali tiket tersebut kepada calon pembeli.

“Awalnya banyak yang percaya karena akun tersebut aktif di media sosial dan cukup dikenal oleh calon pembeli. Ada juga bukti transfer dari para korban,” ujar S mewakili korban.

Namun, indikasi masalah mulai muncul sekitar tiga hari sebelum konser dimulai ketika tiket yang dijanjikan tidak kunjung diberikan kepada pembeli. Berdasarkan keterangan korban, tiket disebut tidak dapat diserahkan dengan alasan proses pembelian dilakukan melalui sumber tidak resmi. Setelah permasalahan muncul, terduga penjual disebut membuat unggahan klarifikasi di media sosial dan membuka grup WhatsApp bagi korban yang ingin mengajukan pengembalian dana maupun pengurusan tiket.

Meski demikian, korban menyebut hingga kini belum terdapat kejelasan penyelesaian. “Komunikasi langsung sudah tidak ada. Yang ada hanya klarifikasi hanya melalui media sosial,” lanjutnya.

Kerugian yang dialami korban disebut bervariasi. Beberapa korban mengalami kerugian belasan juta rupiah, sementara terdapat korban yang mengaku mengalami kerugian hingga sekitar Rp100 juta. Secara keseluruhan, estimasi kerugian saat ini disebut telah mencapai sekitar Rp400 juta. Korban menyatakan telah memiliki sejumlah bukti pendukung berupa bukti transfer, percakapan, dokumen transaksi, hingga dokumentasi grup korban.

Sebagian korban sebelumnya juga telah membuat laporan kepada pihak berwenang di Jepang. Namun, menurut keterangan korban, proses penanganan mengalami kendala karena pihak terduga disebut telah kembali ke Indonesia. Selain itu, korban menyebut kasus ini juga telah dilaporkan ke pihak kepolisian di wilayah Picung, Kabupaten Tangerang. Meski demikian, hingga saat ini para korban mengaku belum menerima perkembangan lanjutan terkait penanganan laporan tersebut.

Perwakilan korban juga menyampaikan bahwa koordinasi antar korban yang telah melapor masih terbatas. Komunikasi lanjutan dengan korban lain yang turut membuat laporan disebut belum berjalan secara intensif, termasuk di dalam grup WhatsApp korban yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan tambahan terkait tindak lanjut kasus maupun proses penyelesaian. Korban berharap terdapat kejelasan serta tindak lanjut atas laporan yang telah disampaikan, mengingat jumlah korban dan nilai kerugian yang disebut cukup besar.


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Rekam Jejak Letjen Kristomei Sianturi dan Pertaruhan Pembenahan BNPBBreaking
Nasional

Rekam Jejak Letjen Kristomei Sianturi dan Pertaruhan Pembenahan BNPB

Resmi dilantik di Istana Negara, Letjen TNI Kristomei Sianturi pimpin BNPB. Ia berkomitmen benahi internal dan perketat anggaran darurat bencana.

Mila Nabilah· 9 jam lalu
Karhutla Meluas di Perbukitan Tahura Kalsel, Sulitnya Akses Air Hambat Proses Pemadaman
Nasional

Karhutla Meluas di Perbukitan Tahura Kalsel, Sulitnya Akses Air Hambat Proses Pemadaman

Kawasan konservasi Tahura Sultan Adam Kalsel kembali dilanda karhutla (12/10/2026). Sulitnya jangkauan sumber air membuat upaya pemadaman terkendala.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Jarak Pandang Terbatas Akibat Karhutla, Warga Palangka Raya Nekat Berkendara di Tengah Kabut Asap Tebal
Nasional

Jarak Pandang Terbatas Akibat Karhutla, Warga Palangka Raya Nekat Berkendara di Tengah Kabut Asap Tebal

Kota Palangka Raya dikepung kabut asap tebal akibat karhutla pada Selasa (13/10/2026), menyebabkan jarak pandang sangat terbatas dan bahayakan pengendara.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Dampak Karhutla Kalteng: Jarak Pandang Terbatas, Langit Tertutup Asap Oranye Pekat
Nasional

Dampak Karhutla Kalteng: Jarak Pandang Terbatas, Langit Tertutup Asap Oranye Pekat

Kondisi karhutla di Kalimantan Tengah memburuk hingga membuat langit berubah oranye pekat (14/10/2026). Warga mengeluhkan krisis udara yang mengancam nyawa.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Penyaluran Bansos Digital
Nasional

Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Penyaluran Bansos Digital

Selain penggratisan biaya pembukaan rekening senilai Rp50.000, Hashim sebut pemerintah juga rencanakan bagi-bagi HP untuk penyaluran bansos digital.

Nurul Hidayah· 1 hari lalu
Darmawan Prasodjo Resmi Dicopot dari Jabatan Dirut PLN
Nasional

Darmawan Prasodjo Resmi Dicopot dari Jabatan Dirut PLN

RUPSLB PLN putuskan perombakan direksi. Darmawan Prasodjo digantikan Suroso Isnandar sebagai Dirut PLN untuk perkuat proyek EBT dan transisi energi.

Mila Nabilah· 1 hari lalu