JAKARTA - Ratna Sari Dewi Soekarno menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Kehadiran istri Presiden pertama RI Soekarno tersebut menjadi sorotan setelah ia menyampaikan keterkejutannya melihat perubahan kawasan Istana dibandingkan masa ketika dirinya pernah berada di lingkungan tersebut.

Dewi Soekarno tiba di kompleks Istana sekitar pukul 07.10 WIB. Ia mengikuti rangkaian upacara bersama sejumlah tokoh negara, keluarga presiden dan wakil presiden terdahulu, serta pejabat yang hadir dalam peringatan kemerdekaan.

Dalam kesempatan tersebut, Dewi mengenakan kebaya putih bermotif renda yang dipadukan dengan kain batik bernuansa cokelat kemerahan. Penampilannya dilengkapi bros pada bagian dada serta aksesori anting.

Usai menghadiri upacara, Dewi mengungkapkan kesannya terhadap perubahan fisik kawasan Istana Kepresidenan. Ia mengaku terkejut karena terdapat sejumlah bangunan yang sebelumnya belum ada ketika ia masih mengenal kawasan tersebut pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.

“Saya kaget sekali, istananya sudah ganti banyak ya. Ada gedung yang dahulu tidak ada. Dahulu antara Istana Negara dan Istana Merdeka ada halaman yang besar, sekarang ada gedung,” ujar Dewi.

Dewi diketahui pernah tinggal di lingkungan Istana Kepresidenan setelah menikah dengan Soekarno pada 3 Maret 1962. Saat itu, usianya masih 22 tahun. Setelah Soekarno wafat pada 1970, Dewi kemudian meninggalkan Indonesia dan lebih banyak menetap di luar negeri.

Pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Dewi berharap Indonesia terus berkembang dan mengalami kemajuan. “Selalu maju,” katanya saat menyampaikan harapan untuk Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kehadiran Dewi Soekarno dalam upacara kemerdekaan merupakan bagian dari undangan kepada keluarga presiden dan wakil presiden terdahulu.

Menurutnya, para keluarga pemimpin sebelumnya memang diundang dalam peringatan kemerdekaan, meski kehadiran mereka bergantung pada kesesuaian waktu dan agenda masing-masing.

“Memang setiap tahun, hampir seluruh keluarga presiden dan wakil presiden terdahulu diundang. Hanya memang tidak selalu setiap tahun beliau-beliau memiliki waktu atau jadwal yang sesuai,” ujar Prasetyo.

Ia menyebut kehadiran Dewi Soekarno tahun ini berkaitan dengan kunjungannya ke Indonesia, khususnya Jakarta, yang bertepatan dengan pelaksanaan upacara HUT RI.

Selain Dewi Soekarno, sejumlah keluarga tokoh negara terdahulu juga terlihat hadir dalam upacara tersebut. Di antaranya istri Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz, Soraya Hamzah Haz, serta sejumlah tokoh nasional seperti Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Kehadiran Dewi Soekarno dalam peringatan kemerdekaan menjadi pertemuan antara jejak sejarah masa lalu dan dinamika perubahan Indonesia saat ini. Kawasan Istana yang pernah menjadi bagian dari perjalanan keluarga Presiden Soekarno kini terus berkembang mengikuti kebutuhan pemerintahan di era berikutnya.