Runtut.com

World Cleanup Day Indonesia Gelar Leaders Academy 2026, Perkuat Kolaborasi Pentahelix Menuju Indonesia Bersih

Foto kelompok 9 narasumber/tamu Leaders Academy 2026 WCD Indonesia berdiri tersenyum membuat tanda "OK", di depan banner logo mitra acara.

4 menit baca
13
World Cleanup Day Indonesia Gelar Leaders Academy 2026, Perkuat Kolaborasi Pentahelix Menuju Indonesia Bersih
World Cleanup Day Indonesia bersama KLH, Kedutaan Denmark, Rekosistem dan DLH Jawa Barat dalam opening ceremony Leaders Academy 2026 — World Cleanup Day Indonesia

Jakarta, 10 Juli 2026 — World Cleanup Day (WCD) Indonesia kembali menyelenggarakan program tahunan Leaders Academy (LA) 2026, yang mempertemukan para leader pegiat lingkungan dari berbagai provinsi di Indonesia. Acara pembuka kegiatan hari ini berlangsung di Kelurahan Rawa Barat, Jakarta Selatan, dan dibuka dengan sambutan dari Presiden Let's Do It! World Heidi Solba, Leader WCD Indonesia Andy Bahari, perwakilan Menteri Lingkungan Hidup Dra. Laksmi Widyajayanti, M.Sc. (Plt. Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3/PSLB3, KLH/BPLH), serta perwakilan Kelurahan Rawa Barat, Andre.

Panel Diskusi: Kolaborasi Pentahelix untuk Indonesia Bersih

Agenda utama LA 2026 adalah panel diskusi bertajuk "Kolaborasi Pentahelix untuk Indonesia Bersih: Membangun Kepemimpinan Kolaboratif untuk Perubahan Sistemik", yang dimoderatori oleh Jeany Hartriani, Deputy Head Media Katadata Green. Diskusi ini menghadirkan lima narasumber lintas sektor:

  • Agus Rusli — Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular, KLH/BPLH

  • Asep Setiawan — Koordinator Pokja Pengembangan Ekonomi Sirkular/Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya

  • Dadang Kusbiantoro, S.E., M.M. — Koordinator Pokja Bidang Kewirausahaan Kreatif LH, PPGLH KLH/BPLH

  • Trio J. Wishudanto — Sector Advisor Bidang Lingkungan dan Ekonomi Sirkular, Kedutaan Besar Denmark

  • Angga Adhitya Fritz Aradhana — Senior VP of Business Growth & Partnerships, Rekosistem

  • Andy Bahari — National Leader, World Cleanup Day Indonesia

Diskusi panel membedah peran masing-masing unsur pentahelix dalam menyelesaikan persoalan sampah, tantangan kolaborasi lintas sektor, praktik penerapan ekonomi sirkular di Indonesia, hingga pembelajaran dari kemitraan Denmark–Indonesia di bidang ekonomi sirkular. Panel ini juga menyoroti langkah WCD Indonesia yang tahun ini bergerak menuju beyond cleanup — menjadikan gerakan akar rumput sebagai platform perubahan sistem, bukan sekadar aksi bersih-bersih.

Sharing Session: Belajar dari Praktik Terbaik

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sharing session "Learning from Best Practices", menghadirkan:

  • Hanifan Adi Nugroho (Pengelola Informasi Lingkungan Bidang Konservasi dan Pengendalian Perubahan Iklim, DLH Provinsi Jawa Barat), yang berbagi tentang Kampanye Jabar Berseka — gerakan bersih-bersih massal serentak yang mendorong pemilahan sampah dari rumah di seluruh Jawa Barat.

  • Hendrik Mindo Sihombing, S.E., M.M. (Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan), yang memaparkan kebijakan terbaru Pemprov DKI Jakarta tentang pemilahan sampah beserta peta jalan implementasinya menuju keberhasilan 100%.

Andy Bahari, selaku Leader World Cleanup Day Indonesia, berharap Leaders Academy 2026 dapat memperkuat kapasitas para leader untuk membangun kolaborasi pentahelix di provinsi, kabupaten, dan kota masing-masing menuju Indonesia Bersih.

Selama ini publik banyak mengenal World Cleanup Day sebatas aksi seremonial tahunan. Bersama para leader di daerah, kami terus memperluas lingkup gerakan — dari aksi bersih-bersih menjadi kampanye dan perubahan perilaku yang berkelanjutan, mulai dari sekolah, komunitas, hingga rumah tangga. Kuncinya satu: kolaborasi.

Dalam sambutannya, Dra. Laksmi Widyajayanti, M.Sc. menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penanganan sampah nasional.

Target pengurangan sampah 100% kini dimajukan menjadi 2028, dan gerakan pemilahan sampah dari rumah sudah dimulai sejak Mei. Kami sangat berbahagia karena ini adalah gerakan dari hati — kalau bukan dari hati, akan terpaksa. Tantangan yang harus kita jawab bersama adalah memastikan sampah yang sudah dipilah dari rumah tidak kembali tercampur di hilir.

Program Leaders Academy diharapkan menjadi ajang aktivasi para leader daerah sebagai pemantik agent of change kesadaran lingkungan bagi masyarakat di wilayahnya masing-masing, sesuai konteks tantangan, permasalahan, dan solusi yang dibutuhkan tiap provinsi.

Tentang World Cleanup Day Indonesia

World Cleanup Day merupakan aksi bersih-bersih serentak di seluruh dunia yang bertujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah. Gerakan ini diinisiasi oleh Let's Do It! pada 2008 dan kini dilakukan serentak di lebih dari 211 negara.

World Cleanup Day Indonesia (WCD Indonesia) diperkenalkan oleh Let's Do It! Indonesia sejak 2014 dan merupakan bagian dari Let's Do It! World, program resmi terakreditasi UN Environment Programme serta mitra resmi UN SDG Action Campaign. Sejak 2018, WCD Indonesia telah menggerakkan jutaan relawan di 38 provinsi bersama pemerintah, komunitas, perusahaan, institusi pendidikan, dan media — menjadikan Indonesia salah satu penyumbang relawan terbesar di dunia dengan jumlah kumulatif relawan lebih dari 35 juta orang dan total sampah terkumpul sebanyak 66.453 ton — sambil terus menumbuhkan budaya pilah sampah dari rumah menuju Indonesia Bersih 2029.

Tentang Program Leaders Academy

Program tahunan ini diperuntukkan khusus bagi para leader anggota WCD Indonesia dari seluruh provinsi, sebagai sarana mengembangkan potensi para leader WCD di seluruh wilayah Indonesia agar dapat menjadi pemimpin aksi sesuai visi dan misi bersama. Acara ini dihadiri oleh perwakilan leader atau tim WCD dari berbagai provinsi, dengan agenda pelatihan kepemimpinan, studi dan praktik lapangan, serta pendalaman materi gerakan WCD. Selain itu, para leader berkesempatan berbagi kisah mengenai perjuangan tim, kondisi wilayah, sistem pendukung (support system), dan pemecahan masalah di setiap provinsi.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Ambisi Kudeta Puncak Klasemen, Persela Tantang Deltras di Kandang Sendiri!
Nasional

Ambisi Kudeta Puncak Klasemen, Persela Tantang Deltras di Kandang Sendiri!

Derby Jatim Liga 2 Persela vs Deltras Sidoarjo bakal sengit! Laskar Joko Tingkir incar posisi puncak klasemen, sementara Deltras ingin putus rekor tuan rumah.

Ferdian Trikusuma· 20 jam lalu
Update Ranking FIFA Indonesia Usai Juarai FIFA ASEAN Cup, Cuma Terpaut 0,15 Poin dari KazakhstanBreaking
Nasional

Update Ranking FIFA Indonesia Usai Juarai FIFA ASEAN Cup, Cuma Terpaut 0,15 Poin dari Kazakhstan

Cek update rangking FIFA Timnas Indonesia setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia peringkat 117, terpaut 0,15 poin dari Kazakhstan.

Nurul Hidayah· 20 jam lalu
Kebakaran Lahan Kosong di Cilincing, Api Cepat Merembet Akibat Ilalang Kering
Nasional

Kebakaran Lahan Kosong di Cilincing, Api Cepat Merembet Akibat Ilalang Kering

Kebakaran melanda lahan kosong di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (1/10/2026) siang. Api cepat merembet akibat ilalang kering.

Maya Sintasari· 20 jam lalu
Tujuh Pejabat dan Purnawirawan TNI Terima Bintang Kehormatan dari Prabowo
Nasional

Tujuh Pejabat dan Purnawirawan TNI Terima Bintang Kehormatan dari Prabowo

Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Sjafrie, Agus Subiyanto, dan sejumlah pimpinan TNI dalam peringatan HUT ke-81 TNI.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
HUT ke-81 TNI, Prabowo Tekankan Penguasaan Teknologi dan Kedekatan dengan Rakyat
Nasional

HUT ke-81 TNI, Prabowo Tekankan Penguasaan Teknologi dan Kedekatan dengan Rakyat

HUT ke-81 TNI menjadi momentum Prabowo menyoroti perubahan ancaman keamanan, dari serangan fisik hingga siber, disinformasi, dan narkotika.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Sering Bikin Konten Lucu Bareng Cucu, Mbah Leginah Dikabarkan Meninggal Dunia
Nasional

Sering Bikin Konten Lucu Bareng Cucu, Mbah Leginah Dikabarkan Meninggal Dunia

Kabar duka dari sosok nenek jenaka di akun Instagram @refidoo. Mbah Leginah yang dikenal dengan slogan khas ampun kesandung ampun kesrimpet tutup usia.

Ferdian Trikusuma· 2 hari lalu