Runtut.com

Rekam Jejak Letjen Kristomei Sianturi dan Pertaruhan Pembenahan BNPB

Resmi dilantik di Istana Negara, Letjen TNI Kristomei Sianturi pimpin BNPB. Ia berkomitmen benahi internal dan perketat anggaran darurat bencana.

3 menit baca
Pelantikan Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Pelantikan Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). — Foto: ANTARA/Fathur Rochman

JAKARTA - Istana Negara menjadi saksi pergeseran kepemimpinan krusial di tubuh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (15/10/2026). Di bawah sorotan publik yang mengawal ketat tata kelola penanganan bencana, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan posisi pimpinan sebelumnya. Pelantikan serba cepat ini menjadi langkah tegas pemerintah dalam merespons kekosongan dan guncangan kepemimpinan pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilancarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dua hari sebelumnya.

Langkah hukum KPK yang menetapkan lima tersangka terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan—yang meraup miliaran rupiah—sempat meruntuhkan kepercayaan publik. Di tengah eskalasi bencana nasional, termasuk amukan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang membara di Kalimantan dan Sumatera, perombakan di jajaran pimpinan tertinggi BNPB menjadi momentum krusial untuk mengembalikan integritas lembaga.

Dari Lembah Tidar hingga Komando Teritorial

Penunjukan Letjen Kristomei Sianturi sebagai pimpinan baru BNPB disandarkan pada rekam jejaknya yang panjang di jajaran TNI. Perwira tinggi kelahiran Kotabumi, Lampung Utara, 6 Mei 1976 ini dikenal memiliki kualifikasi solid, baik di medan operasional, jajaran penerangan, hingga komando teritorial.

Lulusan SMA Taruna Nusantara (1994) dan Akademi Militer (1997) dari kecabangan Infanteri ini mengawali reputasi kepemimpinannya saat dipercaya mengomandani satuan tempur elite sebagai Danyonif Para Raider 305/Tengkorak pada 2013 hingga 2014. Ketajaman taktis dan manajerialnya kian teruji ketika ia mengemban tugas sebagai Dandim 0424/Tanggamus di Lampung.

Di jajaran pendidikan militer, nama Kristomei mencatatkan prestasi sebagai lulusan terbaik Taskap Seskoad (2012) serta lulusan terbaik Kursus Operasi Gabungan TNI & Sesko TNI. Keahlian komunikasi publik dan diplomasi militernya membuat perwira tinggi ini dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Wakil Gubernur Akmil, hingga Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI pada 2025. Sebelum dilantik memimpin BNPB, ia menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu.

Janji Bersih-Bersih Tanpa Intervensi

Prosesi pelantikan di Istana Kepresidenan berlangsung khidmat. Usai mengucap sumpah jabatan, Letjen Kristomei menyampaikan pernyataan resminya di hadapan awak media terkait komitmen pembenahan internal dan sikapnya terhadap proses hukum di KPK.

"Tentu saja [bersih-bersih BNPB]. Saya tadi sudah bilang akan melakukan konsolidasi internal," tegas Letjen TNI Kristomei Sianturi usai dilantik di Istana Negara.

Ia juga menegaskan bahwa BNPB menyerahkan sepenuhnya proses hukum pejabat yang terlibat korupsi kepada aparat penegak hukum tanpa adanya intervensi.

"Nanti kita lihat. Kalau memang harus diganti karena ada proses hukum, ya memang harus kita ganti. Kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk memprosesnya. Tidak ada intervensi dari BNPB. Silakan aparat penegak hukum memproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," lanjutnya secara lugas.

Ujian Kedaruratan dan Harapan Pembenahan Total

Kini, tugas berat membentang di hadapan kepemimpinan baru. Di tengah tumpukan masalah hukum yang membelenggu internal BNPB, publik menaruh harapan besar agar Letjen Kristomei mampu memperbaiki kelalaian masa lalu yang kerap melingkupi manajemen kebencanaan di Indonesia.

Sebagai negara yang berada di jalur Ring of Fire dengan kondisi topografi rawan bencana mulai dari Karhutla, gempa, hingga banjir bandang, penanggulangan bencana semestinya ditempatkan sebagai prioritas tertinggi negara. Masyarakat dan pengamat mendesak agar sektor keselamatan jiwa ini tidak dipangkas atas nama efisiensi anggaran. Pengalokasian dana kebencanaan dan Dana Siap Pakai (DSP) harus steril dari celah pemburu rente, sehingga setiap rupiah anggaran negara benar-benar sampai ke tangan korban dan dikerahkan untuk armada pemadaman di lapangan.

Publik kini menanti aksi nyata berupa sebuah komitmen bahwa penanganan bencana tak lagi terhambat oleh kelalaian birokrasi, melainkan hadir sebagai perlindungan nyata bagi seluruh rakyat di kawasan rawan bencana Nusantara.

Penjelasan mengenai kepemimpinan baru BNPB dan langkah bersih-bersih internal ini disadur dari laporan berita nasional Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, yang mengulas pelantikan dan komitmennya dalam penanggulangan bencana.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Menko Yusril: Prabowo Sudah Tahu Disadap, Kasus Tiga Jenderal Polri Bukan MakarBreaking
Nasional

Menko Yusril: Prabowo Sudah Tahu Disadap, Kasus Tiga Jenderal Polri Bukan Makar

Yusril menyebut Prabowo telah mengetahui dugaan penyadapan terhadap dirinya. Pemerintah menegaskan kasus tiga tersangka Polri sejauh ini bukan makar.

Rachmaddani Rizki Saputra· 21 jam lalu
Tiga Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Ditahan di Rutan Mabes PolriBreaking
Nasional

Tiga Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Ditahan di Rutan Mabes Polri

Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi ditahan di Rutan Mabes Polri sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.

Rachmaddani Rizki Saputra· 21 jam lalu
Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden serta Sejumlah Pejabat NegaraBreaking
Nasional

Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden serta Sejumlah Pejabat Negara

Bareskrim menetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah pihak.

Rachmaddani Rizki Saputra· 22 jam lalu
Tarif Listrik Tetap, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi untuk Nataru 2026
Nasional

Tarif Listrik Tetap, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi untuk Nataru 2026

Kabar lega untuk kantong masyarakat! Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik dan transportasi per November 2026.

Lusianti Dwi Cahyani· 1 hari lalu
Dugaan WNI Jadi Tentara Bayaran di Perang Ukraina, Kemlu dan KBRI Buka Suara
Nasional

Dugaan WNI Jadi Tentara Bayaran di Perang Ukraina, Kemlu dan KBRI Buka Suara

Kemlu dan KBRI Moskow telusuri kebenaran identitas WNI yang dikabarkan tewas di perang Ukraina usai direkrut militer Rusia.

Rani Masida· 2 hari lalu
Daftar Fenomena Astronomi November 2026: Ada Supermoon hingga Hujan Meteor
Nasional

Daftar Fenomena Astronomi November 2026: Ada Supermoon hingga Hujan Meteor

Langit November 2026 dihiasi hujan meteor Taurid & Leonid hingga Supermoon. Cek jadwal dan waktu terbaik pengamatannya di sini!

Lusianti Dwi Cahyani· 3 hari lalu