JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melantik jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2026 yang beranggotakan 24 tokoh dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh agama, akademisi, pengusaha, politisi, hingga purnawirawan TNI dan Polri. Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Penetapan susunan Wantimpres tersebut dilakukan melalui Keputusan Presiden (Keppres) yang ditandatangani pada 1 Oktober 2026. Dalam keputusan itu, Prabowo menetapkan Pratikno sebagai Ketua Wantimpres, Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua, serta Muhammad Qodari sebagai Sekretaris.

Komposisi Wantimpres periode 2026 mencakup sejumlah figur dengan pengalaman di berbagai bidang. Kehadiran anggota dari latar belakang berbeda tersebut menjadi bagian dari penyusunan lembaga yang bertugas memberikan pertimbangan dan nasihat kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan.

Adapun susunan pimpinan dan anggota Wantimpres periode 2026 yakni:

  1. Pratikno — Ketua Wantimpres. Pernah menjabat Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Menteri Sekretaris Negara, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

  2. Hatta Rajasa — Wakil Ketua Wantimpres. Pernah menjabat Menteri Sekretaris Negara dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

  3. Sinta Nuriyah Wahid — Tokoh perempuan dan pejuang kemanusiaan.

  4. Muhammad Quraish Shihab — Pernah menjabat Menteri Agama dan Duta Besar RI untuk Mesir.

  5. Agum Gumelar — Purnawirawan TNI, pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta memimpin Kopassus.

  6. Chairul Tanjung — Pengusaha dan pendiri Grup Trans Corp, pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

  7. Said Aqil Siradj — Cendekiawan Muslim dan pernah memimpin PBNU.

  8. Anwar Iskandar — Ulama senior dan Ketua Umum MUI.

  9. Yahya Cholil Staquf — Tokoh agama dan pernah memimpin PBNU.

  10. Jusuf Wanandi — Intelektual senior dan salah satu pendiri CSIS.

  11. Budi Gunawan — Purnawirawan Polri, pernah menjabat Kepala BIN dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

  12. Bambang Soesatyo — Politisi, pernah menjabat Ketua MPR RI.

  13. Salim Segaf Al-Jufri — Ulama dan pernah menjabat Menteri Sosial.

  14. Muhammad Qodari — Sekretaris Wantimpres, peneliti dan pengamat politik.

  15. Soekarwo — Mantan Gubernur Jawa Timur dua periode.

  16. Dato Sri Tahir — Pengusaha dan pernah menjadi anggota Wantimpres periode 2019–2024.

  17. Rocky Gerung — Pengamat politik dan akademisi.

  18. Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana — Purnawirawan TNI dan pernah menjabat Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan.

  19. Philip Kuntjoro Widjaja — Tokoh umat Buddha dan pemimpin Permabudhi.

  20. Budi Tanuwibowo — Tokoh agama Konghucu dan pemimpin Matakin.

  21. Anwar Usman — Purnabakti Hakim Konstitusi dan pernah menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi.

  22. Muhammad Hatta — Politisi senior dan pernah menjabat Duta Besar RI untuk Thailand.

  23. Jusuf Hamka — Pengusaha.

  24. Margarito — Pakar hukum tata negara.

Selain melantik Wantimpres, Presiden Prabowo juga menetapkan pimpinan Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Republik Indonesia. Syahganda Nainggolan ditunjuk sebagai Kepala Bakom Pemerintah, sedangkan Fadli Hartono dipercaya sebagai Wakil Kepala Badan.

Pembentukan susunan baru Wantimpres menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menyiapkan lembaga pemberi pertimbangan kepada Presiden. Dengan anggota yang berasal dari berbagai bidang, Wantimpres memiliki fungsi memberikan masukan berdasarkan pengalaman dan keahlian masing-masing dalam mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintahan.