JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026). Upacara tersebut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah pejabat negara dan anggota Kabinet Merah Putih.

Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dan bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan diawali dengan laporan Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru, dilanjutkan penghormatan serta laporan Komandan Upacara Kolonel Marinir Edo Sidharta Halilintar.

Dalam rangkaian upacara, Prabowo memimpin peserta untuk mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bangsa. Prosesi tersebut secara khusus ditujukan untuk mengenang para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa sejarah 1965.

“Untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan para pejuang bangsa dan terutama pahlawan revolusi, mengheningkan cipta dimulai,” ujar Prabowo saat memimpin prosesi tersebut.

Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua MPR Ahmad Muzani, serta pembacaan dan penandatanganan ikrar Pancasila oleh Ketua DPR Puan Maharani. Doa dalam upacara tersebut dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Runtut.com
Presiden Prabowo Subianto didampingi anggota Kabinet Merah Putih — YouTube Sekretariat Presiden

Usai upacara, Prabowo bersama sejumlah pejabat negara berjalan menuju sumur maut yang berada di kawasan Monumen Pancasila Sakti. Di lokasi tersebut, Prabowo terlihat berdoa sejenak.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut mendampingi kegiatan tersebut.

Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih juga hadir dalam peringatan tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.

Turut hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan.

Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya menjadi lokasi yang rutin digunakan untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober. Kawasan tersebut berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September (G30S) pada 1965 dan gugurnya sejumlah perwira Angkatan Darat.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan sebagai agenda nasional untuk mengenang peristiwa sejarah tersebut sekaligus merefleksikan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara.