Runtut.com

Manchester United Sedang Terpuruk, Como Punya Peluang Ciptakan Kejutan di Liga Champions

Como menjamu Manchester United di Liga Champions 2026/2027. Bermodal kemenangan atas Fiorentina, tim Cesc Fàbregas berpeluang menciptakan kejutan.

3 menit baca
Tim Como 1907
Tim Como 1907 — https://comofootball.com/

COMO – Como 1907 berpeluang mencuri perhatian dalam lanjutan UEFA Champions League (UCL) 2026/2027 saat menjamu Manchester United di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10/2026) malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Menghadapi tim besar Inggris yang sedang kesulitan menemukan konsistensi, Como punya kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka layak bersaing di panggung tertinggi sepak bola Eropa.

Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi tim asuhan Cesc Fàbregas. Como memang berstatus pendatang baru di fase liga Liga Champions musim ini, tetapi performa mereka sejauh ini menunjukkan bahwa klub asal Italia tersebut tidak sekadar ingin meramaikan kompetisi.

Sebaliknya, Manchester United datang dengan tekanan besar. Rentetan enam pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi membuat Setan Merah membutuhkan hasil positif untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Como Bukan Sekadar Pelengkap di Liga Champions

Como memulai kiprahnya di Liga Champions musim ini dengan hasil yang menjanjikan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, mereka berhasil mengalahkan RB Leipzig dengan skor 4-1 pada pertandingan pembuka.

Namun, perjalanan Como tidak sepenuhnya mulus. Mereka kemudian kalah tipis 2-3 dari Feyenoord pada pertandingan kedua. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Como memiliki kemampuan menyerang yang cukup menjanjikan, meski konsistensi di lini pertahanan masih perlu diperbaiki.

Di kompetisi domestik, Como juga menunjukkan perkembangan positif. Kemenangan 3-1 atas Fiorentina pada akhir pekan lalu menjadi modal penting menjelang kedatangan Manchester United.

Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tambahan bagi Como. Dukungan suporter dan pemahaman terhadap kondisi lapangan di Stadio Giuseppe Sinigaglia bisa menjadi faktor yang membantu mereka menghadapi tekanan dari tim tamu.

Proyek Cesc Fàbregas Mulai Menarik Perhatian

Perkembangan Como tidak bisa dilepaskan dari peran Cesc Fàbregas. Mantan gelandang Barcelona, Arsenal, dan Chelsea tersebut kini memimpin proyek pengembangan Como dengan ambisi membangun tim yang mampu bersaing di level tertinggi.

Fàbregas berupaya membentuk identitas permainan yang mengandalkan penguasaan bola, pergerakan antarpemain, dan keberanian membangun serangan dari lini belakang. Pendekatan tersebut membuat Como memiliki karakter permainan yang menarik untuk diperhatikan.

Kehadiran pemain seperti Nico Paz juga memberikan dimensi berbeda bagi permainan Como. Kemampuan gelandang serang tersebut dalam mencari ruang dan menciptakan peluang dapat menjadi senjata penting ketika menghadapi pertahanan Manchester United.

Meski demikian, menghadapi klub dengan pengalaman panjang di kompetisi Eropa tentu bukan perkara mudah. Como perlu menjaga disiplin permainan agar keberanian menyerang tidak justru meninggalkan celah yang bisa dimanfaatkan lawan.

Krisis Manchester United Bisa Menjadi Peluang

Di kubu lawan, Manchester United tengah menghadapi periode yang sulit. Hasil imbang 1-1 melawan Leeds United memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi enam pertandingan di seluruh kompetisi.

Kondisi tersebut membuat tekanan terhadap Michael Carrick semakin besar. Selain hasil yang belum memuaskan, Manchester United juga menghadapi persoalan ketersediaan pemain menjelang pertandingan di Italia.

Sejumlah pemain dilaporkan mengalami cedera atau diragukan tampil, termasuk Luke Shaw, Kobbie Mainoo, Benjamin Šeško, dan Lisandro Martínez. Leny Yoro juga harus absen karena hukuman suspensi.

Situasi ini berpotensi memengaruhi keseimbangan permainan Manchester United, terutama jika mereka harus melakukan perubahan di lini pertahanan. Como bisa memanfaatkan kondisi tersebut melalui serangan cepat dan pergerakan pemain di antara lini.

Namun, Manchester United tetap memiliki pemain berkualitas dan pengalaman menghadapi pertandingan bertekanan tinggi. Karena itu, Como tidak bisa hanya mengandalkan situasi sulit yang dialami lawannya. Mereka tetap perlu menunjukkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang.

Kesempatan Como Menciptakan Sejarah

Pertemuan dengan Manchester United menjadi kesempatan bagi Como untuk menunjukkan perkembangan proyek mereka di hadapan publik sepak bola Eropa. Menghadapi salah satu klub paling dikenal di dunia dapat menjadi panggung pembuktian bahwa Como mampu memberikan perlawanan kepada tim dengan reputasi besar.

Bagi Fàbregas, pertandingan ini juga menjadi ujian untuk melihat sejauh mana pendekatan permainan yang dibangunnya dapat bersaing menghadapi lawan dengan kualitas individu tinggi.

Como memiliki modal berupa keuntungan kandang dan kemenangan atas Fiorentina pada pertandingan terakhir. Sementara itu, Manchester United datang dengan tekanan untuk segera mengakhiri periode tanpa kemenangan.

Jika mampu menjaga organisasi pertahanan, menguasai area tengah, dan memaksimalkan peluang, Como memiliki kesempatan untuk membuat pertandingan ini berjalan sulit bagi tim tamu.

Pertanyaannya, mampukah Como memanfaatkan situasi Manchester United untuk menciptakan kejutan di Liga Champions? Jawabannya akan ditentukan di lapangan, ketika ambisi klub Italia tersebut bertemu dengan tekanan yang sedang dihadapi raksasa Inggris itu.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
PSG Tekuk Barcelona 4-2 di UEFA Champions League, Rekor Sempurna Blaugrana Terhenti
Internasional

PSG Tekuk Barcelona 4-2 di UEFA Champions League, Rekor Sempurna Blaugrana Terhenti

PSG mengalahkan Barcelona 4-2 di Liga Champions 2026/2027. Gol Vitinha dan Fabián Ruiz memastikan kemenangan sekaligus menghentikan rekor sempurna Blaugrana.

Ferdian Trikusuma· 46 menit lalu
Prancis Mencekam! Kerusuhan di Paris, 1.200 Orang Ditangkap
Internasional

Prancis Mencekam! Kerusuhan di Paris, 1.200 Orang Ditangkap

Aksi demonstrasi pada 17-18 Oktober 2026 berubah menjadi peristiwa kelam bagi Prancis. Ratusan aparat terluka, gedung-gedung pemerintahan diserbu.

Lusianti Dwi Cahyani· 1 hari lalu
Sudah Jadi Ikon Selama 150 Tahun, Kereta Kuda Central Park di New York Bakal Tinggal Kenangan?
Internasional

Sudah Jadi Ikon Selama 150 Tahun, Kereta Kuda Central Park di New York Bakal Tinggal Kenangan?

New York berencana menghentikan operasional kereta kuda Central Park setelah lebih dari 150 tahun. Rancangan Romanch’s Law dijadwalkan dipungut suara minggu ini

Ferdian Trikusuma· 1 hari lalu
Jembatan China–Korea Utara Resmi Dibuka Setelah Mangkrak 12 Tahun
Internasional

Jembatan China–Korea Utara Resmi Dibuka Setelah Mangkrak 12 Tahun

Jembatan China–Korea Utara resmi beroperasi setelah tertunda 12 tahun. Infrastruktur ini membuka peluang peningkatan perdagangan dan konektivitas kedua negara.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 hari lalu
Ribuan Mahasiswa Albania Turun ke Jalan, Desak Perdana Menteri Mundur
Internasional

Ribuan Mahasiswa Albania Turun ke Jalan, Desak Perdana Menteri Mundur

Gelombang protes mahasiswa di Albania makin memanas menuntut PM Edi Rama mundur. Unjuk rasa meluas ke berbagai kota diiringi isu korupsi dan sengketa lahan.

Mila Nabilah· 3 hari lalu
Pilot Laporkan Penumpukan Es Sebelum Pesawat Piper PA-46 Jatuh di Wisconsin
Internasional

Pilot Laporkan Penumpukan Es Sebelum Pesawat Piper PA-46 Jatuh di Wisconsin

Pesawat Piper PA-46 Malibu jatuh di Wisconsin dan menewaskan enam orang. Pilot sempat melaporkan penumpukan es sebelum kehilangan kontak.

Lusianti Dwi Cahyani· 4 hari lalu