Runtut.com

Gempa Guncang NTT pada 2 Oktober 2026, Ini Informasi dari BNPB

Aktivitas gempa kembali terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur. Berikut informasi selengkapnya mengenai kejadian tersebut.

1 menit baca
3
Gempa Guncang NTT pada 2 Oktober 2026, Ini Informasi dari BNPB
Peta Data Kejadian Bencana Indonesia, di website BNBP — Tangkapan layar dari Peta Data Kejadian Bencana Indonesia, BNBP

NUSA TENGGARA TIMUR – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah NTT pada Jumat (2/10/2026) pukul 13:48 WIB atau 14:48 WITA. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pusat gempa berada di laut, sekitar 82 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, NTT, dengan kedalaman 17 kilometer.

Gempa tercatat berada pada koordinat 8.00 Lintang Selatan (LS) dan 120.88 Bujur Timur (BT). Titik tersebut menunjukkan lokasi pusat gempa yang berada di wilayah laut sekitar Manggarai.

BNPB mencatat gempa dengan magnitudo 4,3 tersebut terjadi pada kedalaman 17 kilometer. Data ini menjadi informasi mengenai waktu, kekuatan, kedalaman, dan lokasi pusat gempa yang terjadi di wilayah NTT.

Shakemap penjelasan gempa di NTT dari BMKG di website BNBP
Shakemap penjelasan gempa di NTT dari BMKG di website BNBP — Website BNBP Data Kejadian Bencana

Getaran gempa dirasakan warga di sekitar wilayah kejadian dengan intensitas II–III Modified Mercalli Intensity (MMI). Skala MMI digunakan untuk menggambarkan tingkat getaran gempa berdasarkan apa yang dirasakan masyarakat serta kondisi benda dan bangunan di sekitar lokasi.

Mengacu pada penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), skala II MMI umumnya dirasakan oleh beberapa orang yang berada di dalam bangunan, terutama pada kondisi tenang. Sementara itu, skala III MMI dapat dirasakan lebih jelas di dalam rumah, dengan getaran seperti kendaraan berat yang melintas dan benda-benda yang tergantung dapat bergoyang.

Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai gempa tersebut mengacu pada data yang disampaikan BNPB. Informasi mengenai kejadian gempa tersebut dapat diperbarui sesuai dengan hasil pemantauan dan laporan dari pihak berwenang.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Hujan Guyur Gunung Arjuno, Kebakaran di Pasuruan Mulai PadamBreaking
Bencana Alam dan Krisis

Hujan Guyur Gunung Arjuno, Kebakaran di Pasuruan Mulai Padam

Hujan mengguyur Gunung Arjuno saat karhutla melanda Jawa Timur. Sebagian besar titik api di Pasuruan mulai padam, tetapi pemantauan berlanjut.

Muhammad Rafi Ashidiq· 1 hari lalu
Gunung Ciremai Kembali Terbakar, Petugas dan Warga Bergerak ke LokasiBreaking
Bencana Alam dan Krisis

Gunung Ciremai Kembali Terbakar, Petugas dan Warga Bergerak ke Lokasi

Gunung Ciremai kembali terbakar pada Rabu malam. Petugas dan warga bergerak ke lokasi untuk menangani kebakaran di kawasan konservasi Kuningan.

Muhammad Rafi Ashidiq· 1 hari lalu
Karhutla Melanda Gunung Lawu, Ratusan Personel Dikerahkan
Bencana Alam dan Krisis

Karhutla Melanda Gunung Lawu, Ratusan Personel Dikerahkan

Kebakaran di lereng Gunung Lawu menjadi perhatian setelah api melanda kawasan hutan dan memicu pengerahan personel gabungan untuk pemadaman.

Muhammad Rafi Ashidiq· 2 hari lalu
Aksi Damai TRC PPA Kaltim di Kantor Gubernur Desak Penanganan Karhutla dan Perlindungan Kelompok Rentan
Bencana Alam dan Krisis

Aksi Damai TRC PPA Kaltim di Kantor Gubernur Desak Penanganan Karhutla dan Perlindungan Kelompok Rentan

TRC PPA Kaltim menggelar aksi di Kantor Gubernur pada 19 Oktober 2026, mendesak penguatan penanganan karhutla dan perlindungan kesehatan masyarakat rentan.

Mila Nabilah· 2 hari lalu
Kebakaran Gunung Lawu Capai 100 Hektare, Pemkab Karanganyar Berlakukan Tanggap Darurat
Bencana Alam dan Krisis

Kebakaran Gunung Lawu Capai 100 Hektare, Pemkab Karanganyar Berlakukan Tanggap Darurat

Belum kunjung padam, kebakaran hutan di kawasan lereng Gunung Lawu capai 100 hektare. Pemkab Karanganyar berlakukan status tanggap darurat.

Nurul Hidayah· 2 hari lalu
Kabut Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Jangan Abaikan Kualitas Udara
Bencana Alam dan Krisis

Kabut Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Jangan Abaikan Kualitas Udara

Asap mulai menjauh, tetapi paparan polusi tetap perlu diwaspadai. Simak langkah sederhana melindungi pernapasan di tengah perubahan kualitas udara.

Muhammad Rafi Ashidiq· 3 hari lalu